"Tahan ya de." Kata om aku kepada tanteku sambil memijat kakinya yang bengkak karna penyakit yang menyerang tanteku
Aku memperhatikan om yang sedang memijat tanteku. Dia terlihat sabar dan hati-hati memijatnya. Ya Tuhan, aku sedih sekali melihatnya, tetapi di satu sisi aku bahagia, karna tanteku mempunyai seorang suami yang sabar, perhatian, dan juga pengertian seperti om aku. Ini yang dinamakan kesetiaan. Di saat tanteku udah nggak cantik lagi, nggak proporsional lagi, nggak bisa mengurus keluarganya karna sakit, om aku tetap setia mendampinginya, merawatnya dan menjaganya dengan penuh kasih sayang. Rasanya aku ingin sekali menangis saat om aku disalah-salahkan setelah semua pengorbanannya selama ini, baik pengorbanan tenaga maupun materi. Dia juga harus bolak balik tempat kerja - rumah sakit. Aku nggak bisa membayangkan betapa lelahnya dia, tapi dia tetap berjuang, Om aku memang tidak mempunyai harta yang berlebih, tetapi dia mempunyai hati yang berlebih dalam mencintai, menjaga, dan merawat tante aku.
Ya Tuhan berikan kekuatan buat om aku, dia seorang suami yang setia ya Tuhan.Bahagia banget mempunyai seorang pendamping hidup seperti itu, yang tetap setia menemani kita bagaimanapun keadaan kita. Semoga pendamping hidupku kelak seperti itu. Ya begitu juga yang diharapkan mama aku, katanya, "semoga suami kamu setia, pengertian, dan perhatian ya nduk" Aku melihat kesedihan terpancar dari matanya. Semoga Tuhan mengabulkannya ya Ma.
hingga akhir menutup mata yaa si suami tetap tulus mencintai tante kamu ..
BalasHapussemoga stock lakilaki seperti itu masih tersisa untuk kita, hihi, aamiin :)