Laman

Rabu, 06 Juni 2012

undefined

Entah kenapa aku jadi sesedih ini, aku gak kuat rasanya ngebayangin kamu jauh dari aku. Sedih banget setiap kali melihat kamu, denger suara kamu, padahal aku pengen puas-puasin melihat kamu, denger suara kamu, berada didekat kamu, tapi aku gak kuat, selalu air mata ini yang ingin keluar. Perasaanku saat ini sangat gak terdefinisikan. Maafin aku, gak seharusnya aku nangis dan sedih, tetapi seharusnya aku harus senang dan mendukung sepenuhnya apa yang menjadi cita-cita kamu, impian kamu dan harapan kamu. Aku yakin kamu pasti akan segera menggapainya dan mendapatkannya. Aku selalu berdoa sama Tuhan semoga semuanya adalah yang terbaik untuk kamu, untuk kehidupan kamu dan juga untuk hubungan kita. Jika hal itu tercapai, aku harus ikhlas menerimanya, harus tegar, dan tetap harus tersenyum, walaupun  nanti rasa sedih, rasa kesepian dan rasa rindu selalu datang menghampiriku. Aku pasti akan sangat merindukan hal-hal kecil yang kamu lakukan untukku, 'jarak' yang akan mengurangi intensitas hal itu.

Aku harap kamu gak bohongin aku, gak khianatin aku dan gak macem-macem lagi di belakang aku untuk kedua kalinya. Aku gak mau sakit hati lagi, sakit banget rasanya waktu itu. Bayangan-bayangan itu terkadang muncul di pikiranku dan mendadak aku jadi sedih, aku marah, aku kesel sama kamu. Betapa percayanya aku sama kamu saat itu, tapi kamu tega banget sama aku. Maafin aku, saat ini pun aku percaya sama kamu, tapi  terkadang ada sedikit kekhawatiran dan kecurigaan, itu smua karna kamu sendiri yang telah merusaknya dengan kelakuan kamu saat itu. Maafin aku, aku sekarang jadi pencemburu dan jadi ambekan. 

Aku juga berharap kamu selalu menjaga hati aku dengan setia. Kalau kamu memang gak bisa setia, silakan kamu cari perempuan lain yang bisa kamu duain, tigain atau diberapain sama kau. Yang jelas aku gak mau. Kalau kamu mau ninggalin aku, tinggalin aku dari skarang, mumpung blm terlalu lama, jadinya aku gak terlalu sakit, walaupun pastinya aku gak akan pernah bisa ngelupain kamu, gak akan berhenti mencintai kamu, dan gak akan ada yang bisa gantiin kamu dihatiku. Aku sangat sangat cinta kamu mas ardi. 

Berjanjilah kamu akan setia, selalu menjaga cinta kita, membawa cintaku kemanapun kamu pergi, jujur sama aku dan gak berbuat yang macem-macem di belakang aku. Semoga kamu selalu bahagia ya sayangku. Maaf aku gak sanggup untuk berkata-kata, hanya lewat air mata dan tulisan ini aku dapat menumpahkan segala perasaanku. 

Jumat, 01 Juni 2012

Kesepian

Entah kenapa hari ini aku merasa sangat sangat kesepian, padahal rutinitas seperti ini sudah sering kualami, bahkan sejak aku masih kanak-kanak. Peran gadget yang canggih sekalipun gak bisa meredam rasa kesepian ini, tetap kehadiran bapak ibu adik-adikku pacarku dan juga teman-temanku yang paling aku butuhkan.  Rasanya rindu sekali dengan lingkungan tempat tinggalku yang dulu dan terutama dengan sahabat kecilku, Noni. Dia selalu bermain denganku, menemani aku kalau bapak ibu kerja. Seandainya jarak dari rumahku ke rumahnya hanya beberapa langkah, ahh sudah pasti setiap hari aku bisa bermain dengannya dan gak akan merasa kesepian.

Aku juga rindu banget sama pakde Sragen, heran sebenarnya, kenapa dia begitu menyayangi aku, memanjakan aku, menganggap aku seperti putri kecilnya. Aku sangat teramat rindu perhatiannya, kasih sayangnya dan kepeduliannya kepadaku yang gak pernah aku dapatkan dari seorang bapak. Sedih dan miris banget rasanya.  Kadang aku iri melihat teman-temanku begitu dekat dengan ayahnya, dirangkul, digandeng, bercanda, curhat. Sedangkan aku, mengobrol saja seperti orang yang gak pernah bertemu. 

Hari ini aku benar-benar merasa kesepian, rasanya aku hanya hidup seorang diri di dunia ini. Adikku yang satu sekolah dan adikku yang lainnya lagi main. Pacar aku juga lagi sibuk. Hmm, nikmatin sajalah kesendirian ini, harus tetap bersyukur dan tersenyum